ChurchMentoring dan Pemuridan

Diubahkan Oleh Masalah

Seri Tujuan Hidup Bagian 25 – Tuhan mempunyai tujuan di balik setiap masalah.

Tuhan menggunakan keadaan-keadaan untuk mengembangkan karakter Anda. Pada kenyataannya, Ia bergantung lebih banyak pada keadaan untuk membuat Anda seperti Yesus daripada pada pembacaan Alkitab. Alasannya jelas karena Anda menghadapi keadaan-keadaan dua puluh empat jam sehari.

Hidup adalah serangkaian permasalahan. Tidak semuanya besar, tetapi semua bermakna dalam proses pertumbuhan karakter Anda di dalam Tuhan. Petrus meyakinkan Anda bahwa permasalahan itu normal, “Janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa sedang terjadi atas kamu.” Tuhan menggunakan permasalahan untuk menarik Anda lebih dekat kepada-Nya. Alkitab berkata, “Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.” Dalam penderitaanlah Anda belajar untuk memanjatkan doa-doa Anda yang paling otentik, sepenuh hati, dan jujur kepada Tuhan. Ketika menderita, Anda tidak punya tenaga untuk doa-doa munafik.

Tuhan bisa saja menjauhkan Yusuf dari penjara, menjauhkan Daniel dari kandang singa, menjauhkan Yeremia dari dilemparkan ke dalam sumur lumpur, menjauhkan Paulus dari terdamparnya kapal tiga kali, dan menjauhkan tiga pemuda Ibrani dari tungku yang menyala-nyala, tetapi Ia tidak melakukannya. Ia mengizinkan semua masalah itu terjadi, dan masing-masing orang dari mereka ditarik lebih dekat kepada Tuhan sebagai hasilnya.

Masalah memaksa Anda untuk memandang Tuhan dan bergantung kepadaNya dan bukan kepada diri Anda sendiri. Terlepas dari penyebabnya, tidak ada masalah Anda yang dapat terjadi tanpa seizin Tuhan. Segala sesuatu yang terjadi pada seorang anak Tuhan sudah sepengetahuan Bapa, dan Ia bermaksud menggunakannya bagi kebaikan bahkan ketika setan dan yang lainnya memaksudkannya bagi keburukan. Tuhanlah yang sepenuhnya memegang kendali, kecelakaan hanyalah insiden dalam rencana Tuhan yang baik bagi Anda. Setiap hari dalam hidup Anda telah dituliskan pada kalender Tuhan sebelum Anda dilahirkan. Segala sesuatu yang terjadi atas Anda memiliki makna rohani. Roma 8:28-29 menjelaskan, “Kamu tahu sekarang, bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Tuhan. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya.”

Memahami Roma 8:28-29.Untuk memahami sepenuhnya Roma 8:28-29, Anda harus mempertimbangkannya frase demi frase.

“Kamu tahu sekarang”: Pengharapan Anda dalam waktu-waktu susah tidak didasarkan pada berpikir positif, angan-angan, atau optimisme alamiah, tetapi pada kepastian berdasarkan pada kebenaran bahwa Tuhan sepenuhnya memegang kendali atas alam semesta Anda dan bahwa Ia mengasihi Anda.

“Bahwa ALLAH turut bekerja”: Ada seorang Perancang Agung di balik segala sesuatu. Hidupmu bukanlah hasil dari kebetulan acak, takdir, atau keberuntungan. Ada sebuah master plan. Sejarah adalah cerita-Nya. Tuhan yang mengendalikan. Anda membuat kesalahan, tetapi Tuhan tidak pernah. Tuhan tidak bisa membuat kesalahan – karena Ia Tuhan.

“Dalam segala sesuatu”: Rencana Tuhan bagi hidup Anda melibatkan semua yang terjadi atas Anda termasuk kesalahan-kesalahan, dosa-dosa, dan luka-luka Anda, termasuk sakit-penyakit, hutang, bencana, perceraian, dan kematian orang-orang terkasih. Tuhan dapat menghasilkan kebaikan dari kejahatan terburuk. Ia melakukannya di kalvari.

“Untuk mendatangkan kebaikan”: Hal ini tidak berarti bahwa segala sesuatu dalam hidup adalah baik. Banyak hal yang terjadi di dunia Anda adalah jahat dan buruk, tetapi Tuhan menspesialisasikan diri pada menghasilkan kebaikan dari kejahatan dan keburukan. Dalam silsilah Yesus Kristus, empat perempuan disebutkan: Tamar, Rahab, Rut, dan Betsyeba. Tamar menggoda ayah mertuanya supaya hamil. Rahab adalah seorang pelacur. Rut bukan orang Yahudi dan melanggar hukum dengan menikahi seorang laki-laki Yahudi. Betsyeba berzinah dengan Daud, yang mengakibatkan pembunuhan suaminya. Hal-hal ini bukanlah reputasi yang bagus, tetapi Tuhan menghasilkan kebaikan dari keburukan, dan Yesus datang melalui garis keturunan mereka. Tujuan Tuhan jauh lebih besar daripada masalah-masalah, penderitaan, dan bahkan dosa anda. 

“Bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil” : Janji ini hanya bagi anak-anak Tuhan, bukan untuk setiap orang. Segala hal mendatangkan keburukan bagi mereka yang hidup menentang Tuhan atau memaksakan cara mereka sendiri.

“Sesuai dengan rencana TUHAN”: Apakah rencana itu? Rencana itu adalah bahwa Anda “Menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya”. Segala sesuatu yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup Anda diizinkan bagi rencana itu!

Membangun karakter serupa Kristus. Setiap masalah adalah sebuah kesempatan membangun karakter, dan semakin sukar masalah itu, semakin besar potensinya untuk membangun otot rohani dan serat moral. Seorang pandai perak ditanya : “Bagaimana Anda tahu kapan perak itu murni?” Ia menjawab, “Ketika aku melihat bayanganku di sana.” Ketika Anda dimurnikan melalui pencobaan, orang dapat melihat cerminan Yesus di dalam Anda.

Menanggapi masalah seperti Yesus. Masalah tidak secara otomatis menghasilkan apa yang Tuhan maksudkan. Banyak orang menjadi pahit hati, bukannya membaik, dan tidak pernah bertumbuh dewasa. Anda harus menanggapi dengan cara Yesus.

Ingatlah bahwa rencana Tuhan baik. Berfokus pada rencana Tuhan, bukan pada penderitaan atau masalah adalah sangat penting. Corrieten Boom, yang menderita dalam sebuah kamp kematian Nazi, menjelaskan kuasa fokus: “Jika Anda melihat dunia, Anda akan tertekan. Jika Anda melihat ke dalam, Anda akan depresi. Namun, jika Anda melihat kepada Kristus, Anda akan tenang!”

Bersukacita dan bersyukur. Tuhan menginginkan Anda bersyukur kepada-Nya bahwa Ia akan menggunakan masalah-masalah Anda untuk menggenapi tujuanNya. Anda juga dapat bersukacita dalam pengetahuan bahwa Tuhan menjalani penderitaan bersama Anda.

Jangan menyerah. Sabar dan bertahanlah. Pembangunan karakter adalah proses yang lambat. Jika Anda menghadapi kesulitan sekarang, jangan tanya, “Mengapa aku?” Sebaliknya tanya, “Apa yang Engkau inginkan kupelajari?” Lalu, percaya Tuhan dan terus lakukan apa yang benar. Jangan menyerah. Dewasalah!

Pokok Renungan : Ada suatu tujuan di balik setiap masalah.

Ayat Hafalan : Roma 8:28 – Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Pertanyaan Diskusi : Masalah apa dalam hidup Anda yang telah menyebabkan pertumbuhan terbesar dalam diri Anda?

Sumber : FA Campaign – Resume The Purpose Driven Life

Artikel Tujuan Hidup Lainnya :