Apa Tujuan Dari Kesaksian?
Ketika Anda menceritakan kepada orang lain tentang apa yang telah Tuhan lakukan untuk Anda, Anda sedang berbagi kesaksian. Kesaksian adalah ketika Anda berbagi kisah tentang bagaimana Anda beriman. Setiap orang Kristen memiliki kesaksian.

Beberapa orang Kristen memiliki kesaksian dramatis di mana mereka menceritakan tentang pembebasan dari kehidupan kecanduan narkoba atau kejahatan atau perbuatan kotor lainnya. Orang Kristen lainnya tidak memiliki kesaksian yang sedramatis itu – tetapi sama pentingnya.
Saya suka mendengar bagaimana orang datang kepada Kristus, tetapi saya tidak suka ketika orang menceritakan detail mengerikan tentang masa lalu mereka. Kemudian ada kesaksian di mana orang menceritakan betapa banyak yang telah mereka korbankan untuk Yesus. Mereka akan mengatakan hal-hal seperti, “Saya telah mengorbankan ini dan itu untuk Yesus. Saya telah melakukan pengorbanan yang begitu besar untuk Tuhan. Saya telah melakukan semuanya untuk Dia!”
Kesaksian Anda bukanlah tentang apa yang Anda korbankan untuk Yesus. Ini tentang apa yang Dia korbankan untuk Anda. Jangan ceritakan apa yang telah Anda lakukan untuk Tuhan. Ceritakan apa yang telah Tuhan Yesus lakukan untuk Anda. Yesuslah yang telah melakukan pekerjaan itu. Yesuslah yang kita beritakan.

Kesaksian yang baik dan kuat akan meninggikan apa yang telah Kristus capai. Faktanya adalah bahwa kita semua adalah orang berdosa yang terpisah tanpa harapan dari Allah, berlayar dalam perahu yang sama menuju neraka; dan Injil yang sama datang dan mengubah kita. Itulah kesaksian yang kita semua miliki.
(Dikutip dari ” The Purpose of a Testimony ” oleh Harvest Ministries (digunakan dengan izin)).
Sumber : Greg Laurie – https://www.christianity.com
