Kelahiran Kedatangan Yesus KristusSpecial ContentYesus Kristus Tuhan

Apakah Orang Yahudi Menanti Seorang Mesias?

Dari kisah-kisah Injil saja, harapan akan Mesias Yahudi tampak jelas. Misalnya, Simeon dan Hana (Lukas 2) sama-sama memahami pentingnya kelahiran Yesus, dan Simeon secara khusus merinci peran Mesias sebagai “terang wahyu bagi bangsa-bangsa non-Yahudi.” Ketika orang-orang Majus tiba (Matius 2), para ahli Taurat di Israel mengarahkan mereka ke Betlehem sebagai tempat kelahiran Mesias.

Yohanes Pembaptis, dalam menjawab para imam dan orang Lewi yang diutus dari Yerusalem, langsung mengakui bahwa ia bukanlah Mesias (Yohanes 1:20). Rasul Andreas memanggil saudaranya, Petrus, kepada Yesus dengan mengatakan, “Kami telah menemukan Mesias” (Yohanes 1:41). Kemudian, perempuan Samaria di sumur tahu bahwa Mesias akan datang (Yohanes 4:25), dan orang banyak yang mendengarkan Yesus berdebat bukan tentang realitas seorang Mesias, melainkan tentang tempat asal-Nya dan tanda-tanda apa yang tepat (Yohanes 7:27-31).

Dalam Kisah Para Rasul 5:36-37, Gamaliel mengisyaratkan “demam” Mesias pada zaman itu. Dua orang lain di sekitar zaman Yesus telah mengumpulkan pengikut dengan mengaku sebagai Kristus. Namun, keduanya tidak dapat memenuhi persyaratan kenabian, dan akibatnya para pengikut mereka bubar.

Di luar Alkitab, para rabi Yahudi telah lama mengharapkan dan merujuk kepada Mesias, sebagian besar berdasarkan nubuat-nubuat Perjanjian Lama. Sebuah tinjauan menunjukkan bahwa pernyataan mereka selaras dengan penggenapan Perjanjian Baru: keberadaan-Nya sebelum penciptaan dunia; keunggulan-Nya atas Musa dan para malaikat; penderitaan-Nya; kematian-Nya yang penuh kepahlawanan bagi umat-Nya; kerajaan-Nya; dan lain-lain. Namun, harapan mereka juga mencakup spekulasi di luar Kitab Suci, yang menyebabkan banyak orang menolak Yesus sebagai Mesias.

Selain itu, beberapa karya yang ditulis sebelum, bersamaan dengan, dan segera setelah kehidupan dan pelayanan Yesus merujuk pada kedatangan Mesias. Karya-karya ini, yang disebut Pseudepigrapha karena para penulisnya menulis dengan nama palsu, menawarkan sekilas gambaran tentang harapan-harapan orang Yahudi yang tersebar di seluruh Kekaisaran Romawi dan sekitarnya.

Diadaptasi dari The Life and Times of Jesus the Messiah karya Alfred Edersheim (Buku II, Bab V) dengan tambahan dari catatan kuliah Dr. Doug Bookman, profesor Eksposisi Perjanjian Baru di Shepherds Theological Seminary.

Sumber : Alfred Edersheim – https://www.christianity.com/

Artikel Tentang Kedatangan Yesus Kristus :

Ramalan dan Nubuatan Alkitabiah Kedatangan Mesias :

Baca Juga Artikel Tentang Tradisi dan Perayaan Natal :