Tentang Menjadi Lajang: Rayakan Hari Ini!
Temukan cara menikmati hidup lajang Anda hari ini dan temukan kepuasan, terlepas dari tekanan sosial atau status pernikahan Anda. Artikel ini mengeksplorasi suka duka dan tantangan unik dari masa lajang, menawarkan dorongan untuk hidup bermakna dan merayakan nilai sejati Anda di mata Tuhan.
Ayat Alkitab
“Inilah hari yang dijadikan TUHAN; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya.” Mazmur 118:24
Renungan Hari Ini

Beberapa lajang yang belum pernah menikah dibebani perasaan tidak memenuhi syarat atau tidak diinginkan atau tidak menarik. Mereka mungkin merasakan hal yang sama seperti anak kecil di taman bermain yang dipilih terakhir untuk tim olahraga. Perasaan menunggu, tetapi tidak pernah terpilih. Perasaan tidak cukup baik untuk diajak bermain atau tidak diinginkan.
Beberapa tahun yang lalu, seorang wanita lajang berusia akhir tiga puluhan menulis surat kepada seorang kolumnis nasihat terkemuka untuk meminta tanggapan yang cepat ketika orang-orang bertanya mengapa ia belum menikah. Ia disarankan untuk memberi tahu para penanya bahwa ia belum menemukan pria yang pantas untuk dibahagiakan. Jawaban yang lucu, tetapi pertanyaan wanita ini menunjukkan kecemasan tentang cara masyarakat memandang mereka yang tidak pernah menikah.
Renungkanlah ini…
Entah Anda berencana untuk tetap melajang atau menikah suatu hari nanti, manfaatkanlah setiap hari sekarang sebaik-baiknya. Renungkan pepatah lama, “Ini adalah hari pertama dari sisa hidupmu.” Bangunlah kariermu, jalinlah hubungan yang bermakna.

Yang terpenting, ingatlah betapa istimewanya dirimu karena kamu istimewa di mata Tuhan. Dia mengasihimu dengan kasih yang lebih besar daripada yang dapat kita bayangkan. Dia telah memberimu kepribadianmu yang unik dan memberkatimu dengan karunia untuk melayani-Nya dan sesama. Dia memiliki tujuan khusus bagi hidupmu. Kejarlah pemenuhan tujuan itu hari ini… dan setiap “hari” yang akan datang.
Doa
Bapa, bantulah aku untuk berhenti berfokus pada apa yang mungkin terjadi esok hari. Bantulah aku untuk fokus pada hari ini. Bantulah aku mencapai tujuan perjalanan hari ini. Aku memuji-Mu atas kasih-Mu dan bersyukur atas rencana-rencana baik yang Engkau miliki untukku. Bantulah aku untuk berjalan di tengah-tengah rencana itu hari ini.
Dalam nama Yesus…
Sumber : https://www.christianity.com/
