Hidup Menjadi Lajang : Melajang Bukanlah Seorang Tertolak
Temukan cara menerima kesendirian bukan sebagai penolakan, melainkan sebagai rancangan ilahi dengan tujuan dan kepuasan yang unik. Artikel ini mendorong perspektif positif, mengingatkan para lajang bahwa nilai dan kesuksesan mereka berakar pada rencana Tuhan, bukan status pernikahan.
Ayat Alkitab
“Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya. Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!” Mazmur 139:13-17
Renungan Hari Ini
Menurut sensus tahun 2000, lebih dari 93 juta orang di Amerika Serikat masih lajang. Sekitar 20 juta orang bercerai, 13,5 juta lainnya menjanda, dan 60 juta belum pernah menikah.
Banyak lajang merasa bahwa melajang sama dengan seorangb tertolak. Meskipun mereka sendiri tidak merasakan hal yang sama, masyarakat seringkali menganggap mereka sebagai orang yang tertolak.

Jika Anda lajang, Anda dapat memilih untuk mencari alasan atau menyalahkan orang lain. Pilihan-pilihan ini memandang kesendirian sebagai masalah dan mencoba menyalahkan sesuatu atau seseorang atas hal tersebut. Pendekatan yang lebih positif dan produktif adalah menerima kesendirian Anda dan membuat pilihan yang akan mengarahkan Anda menuju tujuan hidup Anda. Dengan sikap ini, Anda akan dapat melanjutkan hidup Anda.
Renungkanlah ini…
Menjadi lajang bukanlah pilihan terbaik kedua dari Tuhan. Beberapa orang menemukan kepuasan yang luar biasa dalam pernikahan, tetapi ada orang lain yang dapat menemukan kepuasan dan tujuan yang sama dalam hidup melajang.
Kamu istimewa di mata Tuhan. Kamu adalah karya-Nya, dan karya-Nya sungguh luar biasa! Tuhan memiliki rencana untuk hidupmu, dan yang terbaik adalah berfokus mencari kehendak-Nya dan menjadi seperti yang telah Dia rancangkan untukmu.
Doa

Bapa, terima kasih telah menjadikanku seperti ini. Tolonglah aku untuk selalu mengingat bahwa kesuksesan dalam perjalanan hidupku tidak bergantung pada apakah aku menikah atau lajang. Kesuksesanku dalam hidup hanya dapat diukur dari seberapa baik aku menyesuaikan diri dengan rencana-Mu bagiku. Tolonglah aku untuk berfokus kepada-Mu dan mencapai tujuan-Mu dalam perjalanan hidupku. Dalam nama Yesus…
Sumber : https://www.christianity.com/
