Membangun Kembali Tembok
Renungan Dan Inspirasi Kepemimpinan 22 Juli
Berkatalah aku kepada mereka: “Kamu lihat kemalangan yang kita alami, yakni Yerusalem telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar. Mari, kita bangun kembali tembok Yerusalem, supaya kita tidak lagi dicela.” Ketika kuberitahukan kepada mereka, betapa murahnya tangan Allahku yang melindungi aku dan juga apa yang dikatakan raja kepadaku, berkatalah mereka: “Kami siap untuk membangun!” Dan dengan sekuat tenaga mereka mulai melakukan pekerjaan yang baik itu. Nehemia 2:17-18

Dinding kota yang runtuh adalah suatu hal yang sangat jelek di zaman kuno. Itu meninggalkan dampak jelek bagi kota, secara fisik kota menjadi mudah diserang dan yang kedua, menimbulkan ejekan dari kuasa-kuasa negeri yang berdekatan dengannya. Dalam kasus Jerusalem, dinding yang tidak diperbaiki juga memberi alasan bagi orang asing untuk merendahkan Tuhan, di kota dimana Ia memerintah. Dan itu adalah mengapa Nehemia menangis, berkabung, berpuasa, dan berdoa selama beberapa hari ketika ia mendengar berita tentang kondisi dinding Jerusalem, yang telah dibinasakan dan diabaikan untuk lebih dari satu abad.
Selama 120 tahun setelah dinding diruntuhkan oleh orang Kaldea – Chaldeans (2 Tawarikh 36:19), generasi dari orang-orang Jerusalem telah melihat reruntuhan namun tidak melakukan tindakan apapun. Barangkali bagi mereka, membangun kembali dinding Yerusalem sama dengan suatu tantangan yang mustahil, sungguhpun kota itu memiliki pekerja yang cukup banyak. Apa yang orang-orang perlukan adalah seseorang untuk mengumpulkan mereka, merencanakan tindakan, dan membawa mereka memasuki proses pembangunan. Apa yang mereka perlu adalah seorang pemimpin.

Mereka perlu Nehemia. Tanpa banyak komentar, Nehemia mengambil orang-orang dan membangun kembali dinding kota itu hanya dalam lima puluh dua hari!. Dan mereka bisa melakukan itu sebab mereka mempunyai seorang pemimpin besar untuk mengarahkan mereka.
Sumber : EQUIP Milist – The 21 Most Powerful Minutes in a Leader’s Day
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Juli Lainnya :
- Memimpin Seperti Halnya Seorang Gembala
- Menyerah Untuk Naik Tingkat
- Memberi Hidup Anda
- Memahami yang Tersirat – Itulah Intuisi
- Jadilah Seorang Pengikut Yang Baik
- Tersambung Sebelum Membuat Panggilan
- Model Untuk Diikuti
- Apa Hasil Akhirnya?
- Kata Kata Bijak Dari Pemimpin
- Teruslah Meningkatkan dan Mengembangkan Diri
- Nilai Suatu Visi
- Memahami Peran Tuhan
- Nyalakan Kepemimpinan Dengan Visi
- Tolonglah Orang-orang Untuk Bertumbuh
- Baca Kemudian Pimpin
- Tidak Semua Orang Ikut Dalam Perjalanan
- Memulai Dengan Intuisi
- Doronglah Kekuatan Orang Lain
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Mei
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Juni
Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :
