Kelahiran Kedatangan Yesus KristusKetuhanan YesusSpecial ContentYesus Kristus Tuhan

Apa Tujuan Inkarnasi Yesus Kristus?

Apa Tujuan Inkarnasi?

…Apa kaitan antara kelahiran Yesus dan kelahiran baru kita? Apa hubungan antara inkarnasi Yesus dan pembaruan hidup (regenerasi) kita? Bukankah Allah bisa saja membuat orang-orang berdosa lahir baru dan kemudian akhirnya membentuk mereka agar serupa dengan karakter-Nya di surga, tanpa harus mengutus Anak-Nya ke dunia? Apakah inkarnasi Anak Allah, kehidupan ketaatan yang sempurna, serta kematian di kayu salib itu memang diperlukan? Jawabannya adalah: Kelahiran baru beserta segala dampaknya – termasuk iman, pembenaran, penyucian, dan keserupaan akhir dengan Kristus di surga -tidak mungkin terjadi tanpa inkarnasi, kehidupan, dan kematian Yesus; tanpa Natal. Mari kita melihat sekilas hal ini dari 1 Yohanes 1. Dan semoga kasih Anda kepada Kristus serta kedatangan-Nya semakin bertumbuh melalui perenungan singkat ini.

Pertama, perhatikanlah bahwa tujuan kelahiran kembali adalah memampukan kita untuk percaya kepada Yesus Kristus yang telah berinkarnasi. Jika tidak ada Yesus Kristus untuk dipercayai, maka kelahiran kembali tidak akan terjadi. Lihatlah 1 Yohanes 5:1: “Setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Kristus [yaitu setiap orang yang percaya bahwa pria Yahudi dari Nazaret yang telah berinkarnasi ini adalah Mesias ilahi yang dijanjikan] telah lahir dari Allah.” Hal itu berarti Roh Kudus menyebabkan orang lahir kembali dengan tujuan untuk menumbuhkan iman kepada Allah-Manusia yang telah berinkarnasi, yaitu Yesus Kristus (lihat 1 Yohanes 4:2-3). Itulah tujuan kelahiran kembali. Dengan demikian, iman kepada Yesus Kristus merupakan bukti pertama bahwa peristiwa itu telah terjadi. “Setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Kristus telah lahir dari Allah.” Iman adalah tanda bahwa kelahiran kembali telah terjadi.

Namun, itu bukan satu-satunya alasan mengapa inkarnasi diperlukan untuk kelahiran baru – bukan hanya karena tujuan kelahiran baru adalah iman kepada Yesus Kristus. Inkarnasi Putra Allah diperlukan karena kehidupan yang kita miliki melalui kelahiran baru adalah kehidupan dalam persatuan dengan Kristus yang menjelma. Yesus berkata, “Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.” (Yohanes 6:51). Kehidupan yang kita miliki dalam persatuan dengan Kristus adalah kehidupan yang Yesus peroleh bagi kita melalui kehidupan yang Ia jalani dan kematian yang Ia alami dalam daging.

(Dikutip dari “The Reason the Son of God Appeared Was to Destroy the Works of the Devil” oleh John Piper.

Sumber : John Piper – https://www.christianity.com