ChurchDoa Pujian dan Penyembahan

4 Langkah Sederhana Untuk Berdoa

Jika Anda baru pertama kali berdoa dan ingin beberapa petunjuk mudah untuk memulainya, ikuti empat langkah berikut:

Mulailah dengan Doa Sederhana

Kita mungkin berpikir kita harus berdoa dengan kata-kata yang penuh semangat dan persuasif agar Tuhan mendengar kita, tetapi kenyataannya, Dia mendengarkan bahkan doa-doa kita yang tersingkat sekalipun.

“Semakin sedikit kata-katanya, semakin baik doanya,” kata Martin Luther. Bukankah itu meyakinkan? Kita dapat berbicara kepada Tuhan dalam bahasa sehari-hari, seperti kita berbicara kepada seorang teman. Kita tidak perlu berdoa lama-lama. Tuhan senang dengan kata-kata pujian yang sederhana, seperti “Tuhan, aku mengasihi-Mu.” Dia menghargai doa seorang ibu yang penuh kepedihan ketika ia berseru, “Sembuhkan anakku.” Dia menjawab permintaan yang paling sederhana: “Tuhan, berilah aku kekuatan untuk hari ini.”

Baca Alkitab dan Doakan Ayat-Ayatnya

Jika Anda ingin memiliki percakapan yang lebih efektif dengan Tuhan, bacalah Kitab Suci. Biarkan kata-kata Daud dalam Kitab Mazmur menghidupkan doa-doa Anda. Berhentilah sejenak di Injil untuk berdoa atas ayat yang menyentuh hati Anda, mohon Tuhan untuk menanamkan kebenaran itu ke dalam hati Anda. Biarkan kata-kata dalam surat-surat Paulus memberikan Anda permohonan doa yang spesifik untuk diri sendiri dan orang-orang yang Anda kasihi.

Jadikan Doa Bagian Penting dari Hari Anda

Anda harus memiliki aturan yang tepat untuk berdoa, baik pagi maupun malam. Patuhi jadwal berdoa. Anda sedang membentuk disiplin yang melampaui apa yang Anda rasa ingin lakukan. Ini bukan praktik santai, melainkan jalan untuk bersekutu dengan Tuhan Anda. Anda perlu memiliki seperangkat pedoman khusus yang Anda ikuti setiap saat tanpa alasan untuk mengabaikannya.

Fokus pada Setiap Kata – Pusatkan Perhatian Anda pada Doa

Saat Anda mulai berdoa, fokuslah pada setiap kata dalam doa tersebut. Bawalah makna kata-kata tersebut ke dalam hati Anda. Jangan terburu-buru berdoa seolah-olah Anda sedang terburu-buru untuk menyelesaikannya. Biarkan doa-doa itu perlahan masuk ke lubuk hati Anda dengan kerendahan hati dan rasa hormat kepada Tuhan.

Setelah Anda mulai melafalkan doa-doa Anda, Anda akan menyadari bahwa pikiran Anda ingin mengembara. Saat Anda melafalkan kata-kata doa, pikiran Anda dapat melompat ke sesuatu yang sama sekali berbeda. Jangan khawatir, karena ini wajar karena kekuatan yang tidak ingin kita berdoa kepada Tuhan. Berusahalah untuk memusatkan perhatian Anda. Sadarilah bahwa ketika ini terjadi, Anda tidak lagi berdoa. Ketika pikiran Anda mengembara, berbaik hatilah pada diri sendiri dan kembalilah serta lafalkan kembali apa yang Anda ucapkan saat pikiran Anda berada di tempat lain.

Sumber : https://www.christianity.com/

Artikel Doa Pujian dan Penyembahan :