Rumah Yang Terbagi-bagi
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan 10 Oktober
Isyboset bin Saul berumur empat puluh tahun pada waktu ia menjadi raja atas Israel dan ia memerintah dua tahun lamanya. Hanyalah kaum Yehuda yang mengikuti Daud. 2 Samuel 2:10
Kematian Saul mendorong kearah berbagai huru-hara tentang siapa yang akan menjadi raja berikutnya. Di samping Daud yang telah diurapi oleh Samuel, orang lain juga melihat adanya kesempatan yang menggoda untuk memegang kekuasaan.
Transisi sering membawa kearah masa yang sulit. Pemimpin yang gagal untuk merencanakan pengganti mereka akan mengundang masalah. Saul mungkin telah menjadi pahlawan karena telah bekerja sama dengan Tuhan untuk menyiapkan Daud untuk menggantikannya. Ia tidak mempunyai staff yang bersikap tunduk didalam seluruh istananya dibanding seorang Daud.

Saul menderita karena suatu masalah, suatu ego besar yang membutakan dirinya. Saul bisa menolong dirinya jika mengenali kebenaran ini :
● Karena perubahan membuat orang menjadi tidak aman, para pemimpin harus melihat di depan dan bersiap-siap menghadapinya.
● Orang dapat hidup tanpa kepastian, tetapi bukan tanpa kejelasan mengenai arah masa depannya.
● Orang bijaksana memilih hari ini untuk menaruh perubahan di saku seorang pemimpin berkaitan dengan aneka pilihan di masa depan.
● Kemampuan penyelesaian masalah dan komunikasi yang efektif menciptakan kredibilitas dan mengumpulkan kepercayaan pada pemimpin tersebut.
Sumber : EQUIP Milist – The Maxwell Leadership Bible
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Agustus
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan September
Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :
