Konfrontasi Mengakibatkan Kemurnian dan Keamanan
Renungan dan Inspirasi kepemimpinan 15 Oktober
Sebab aku, sekalipun secara badani tidak hadir, tetapi secara rohani hadir, aku – sama seperti aku hadir – telah menjatuhkan hukuman atas dia, yang telah melakukan hal yang semacam itu. 1 Korintus 5:3.
Paulus harus lebih dulu mengkonfrontasi apa yang dihadapi orang di Korintus, terutama isu tentang hubungan seks diantara saudara seiman di gereja itu. Sangat disayangkan, para pemimpin gagal untuk berurusan dengan dosa ini. Oleh karena itu Paulus menginstruksikan para pemimpin bagaimana cara berhadapan dengan anggota jemaat yang memberontak terhadap cara hidup yang taat pada Tuhan.
Mengapa konfrontasi menjadi sangat sulit? Karena kita sering salah paham mengenai tujuannya. Tujuan kita diantara saudara-saudara harusnya bukan untuk menghukum atau mengucilkan, tetapi memulihkan kembali. Konfrontasi adalah suatu tindakan kepemimpinan yang bersifat menebus. Lalu apa gol dan tujuan dari suatu konfrontasi yang sehat? :

● Klarifikasi – Saya akan mendapatkan pemahaman yang tentang manusia dan apa yang terjadi.
● Perubahan – Saya berharap untuk mendapatkan kemajuan dari hal itu.
● Hubungan – Saya sepertinya bisa memperdalam hubungan dengan orang ini.
● Kemurnian – Ketika kata-kata keluar, organisasi akan dibersihkan dan ditata kembali.
● Penghormatan – Organisasi akan menaikkan tingkat rasa hormat diantara anggotanya terhadap kepemimpinan yang ada.
● Keamanan – Orang-Orang merasa aman mengetahui para pemimpinnya cukup kuat untuk menyatakan kedudukannya.
Sumber : EQUIP Milist – The Maxwell Leadership Bible
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Agustus
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan September
Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :
