Gairah – Jalankan dengan Gairah, Tujuan, dan Perspektif
Kualitas Kepemimpinan tentang Hasrat dan Gairah 08
Bacaan : Ibrani 12:1-3
Ibrani 12 mengembangkan tema ketahanan. Tiga ayat pertama mengajarkan kepada kita bahwa kunci kegigihan adalah hasrat.
Semua pria dan wanita tokoh iman dalam Ibrani 11 “berhasil” karena mereka merasa bergairah tentang tujuan mereka. Penulis membandingkan hidup kita dengan sebuah perlombaan dan mencoba meyakinkan kita bahwa kita harus berlari dengan ketahanan jika kita berencana untuk menyelesaikannya dengan baik.
Teks firman juga menyarankan bahwa jika kunci untuk kegigihan adalah hasrat, maka kunci hasrat adalah tujuan. Kita harus berlari dengan tujuan, bukan tanpa tujuan.

Dan kunci tujuan? Perspektif atau cara pandang. Penulis Ibrani memperingatkan kita untuk mempertimbangkan tiga hal yang akan membantu kita menyelesaikannya dengan baik:
1. Pertimbangkan mereka (ayat 1).
Karena awan besar saksi telah mendahului kita, kita harus serius menyelesaikannya dengan baik.
2. Pertimbangkan diri kita sendiri (ayat 1).
Sekarang giliran kita untuk menjalankan perlombaan dan mengawasi jebakan. Kita harus menyingkirkan semua beban yang akan mencegah kita menyelesaikan lomba dengan baik.
3. Pertimbangkan Yesus (ayat 2, 3).
Yesus menjalankan lomba-Nya sendiri dan menanggung kesulitan dengan memusatkan perhatian-Nya pada upah; kita harus mengikuti teladan-Nya.
Baca Artikel Kepemimpinan dengan Topik Hasrat dan Gairah Pemimpin :
- Hubungan Tujuan dan Gairah
- Ketika Gairah Absalom Menghancurkan Dirinya Sendiri
- Tiga Pertanyaan untuk Pemimpin Kristen
- Gairah – Menikmati Cinta dari Allah
- Yohanes Melayani Tuhan dengan Semangat
- Gairah – Energi Paulus untuk Melayani Orang Lain
- Gairah – Paulus Mengajar untuk Mengambil Hidup dan Mencintainya
- Gairah – Jalankan dengan Gairah, Tujuan, dan Perspektif
Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :