LeadershipLeadership Refleksi

Hak untuk Memimpin

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan 28 Desember

Berfirmanlah TUHAN: “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka.” Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN. Kejadian 6:7-8

Ada sesuatu tentang kebenaran – gaya hidup yang bermoral baik yang ditenagai dari atas – yang membuat seseorang memenuhi syarat untuk memimpin umat Tuhan. Nuh, manusia yang dipilih Tuhan untuk menyelamatkan umat manusia dari kepunahan, menunjukkan kebenaran ini.

Tuhan tidak memilih Nuh secara sembarangan. Dia tahu siapa yang dapat Dia andalkan untuk menyelesaikan sesuatu – dan itu belum tentu orang yang memiliki keterampilan, bakat, atau status sosial paling tinggi. Melainkan, orang yang setiap hari berjalan bersama-Nya, orang yang mendengar suara-Nya dan mengikuti pimpinan-Nya.

Tidak diragukan lagi Nuh mempunyai kelemahan dan keterbatasannya sendiri. Namun ia bergaul dengan Allah, dan kedekatan itulah yang menjadikannya benar di hadapan Tuhan (Kejadian 6:9). Kebenaran Nuh membuat dia memenuhi syarat untuk dipakai oleh Tuhan untuk membantu menyelamatkan umat manusia dari kehancuran, dan dengan demikian menjaga dia dan orang-orang yang dicintainya dari kematian.

Nuh masih menjadi contoh orang seperti apa yang Tuhan ingin pakai. Tuhan belum berubah, dan bahkan sekarang Dia mencari pemimpin yang benar yang dapat membantu Dia mengubah dunia.

Sumber : EQUIP Milist The Maxwell Leadership Bible

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Oktober

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan November

Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *