Saya Mempunyai Impian
(Menangkap dan menjadikan alat visi yang diberikan Tuhan)
Mereka semua mati dalam iman, dengan tidak memperoleh apa yang dijanjikan, tapi hanya dari jauh melihatnya dan menerimanya dengan iman. (Ibrani 11:13).
Apakah Visi Itu?
Sangat sukar untuk memisahkan antara kepemimpinan dan visi. Semua pemimpin yang baik didorong oleh suatu visi. Mereka tidak puas hanya dengan tetap dalam posisi yang semula. Mereka merindukan untuk membawa pelayanan mereka ke tempat lain. Tetapi apakah visi itu? Beberapa orang ada yang menjelaskan seperti dibawah ini…
- Visi adalah melihat masa depan, saat ini, didasari oleh masa lalu.
- Visi adalah melihat yang tidak kelihatan dan menjadikannya dapat dilihat.
- Visi adalah jembatan informasi dari waktu sekarang kepada masa depan yang lebih baik.
Untuk kepentingan kita, saya mengusulkan definisi berikut ini untuk anda renungkan:
Robert Greenleaf, dalam bukunya The Servant as Leader (Hamba Sebagai Pemimpin), berkata: “Kemampuan melihat masa depan adalah bimbingan yang dimiliki seorang pemimpin. Ketika ia kehilangan bimbingan ini dan keadaan mulai memaksanya untuk bertindak, hanya namanya saja pemimpin. Ia tidak memimpin; ia bereaksi pada keadaan yang mendadak dan ia mungkin tidak akan menjadi pemimpin lagi. Banyak orang merindukan seorang pemimpin yang memberikan pengharapan – suatu gambaran kemana mereka harus pergi.
Visi adalah suatu gambaran yang ada dalam mata pikiran anda tentang hal yang dapat atau seharusnya jadi pada masa depan. Visi adalah suatu potret tentang masa depan yang dikehendaki. Gambaran itu ada didalam dan sangal pribadi. Akhirnya, anda harus melukis gambaran yang ada dalam pikiranmu kedalam pikiran orang lain bila anda ingin visi ini menjadi nyata dalam pelayanan anda. Sebagaimana Tuhan menggunakan imalinasi anda untuk menciptakan pandangan tentang masa depan, anda harus menolong orang lain menangkap visi yang sama didalam diri mereka – agar mereka juga dapat turut ambil bagian dalam menikmati hasilnya.
Catat yang terkandung dalam visi yang Illahi:
- Gambar yang jelas (Visi itu seperti peta).
- Suatu perubahan yang positif (Visi itu memperbaiki keadaan sekarang dengan cara mengenalkan Kerajaan Allah).
- Fokus pada masa depan (Visi itu melengkapi arah menuju pada masa depan yang tidak terlihat).
- Karunia dari Tuhan (Visi itu diinspirasikan secara Illahi, bukan dikerjakan karena kepandaian manusia).
Pertanyaan : Apakah anda pernah menjadi bagian dari menangkap dan menjadikan alat sebuah visi?
Lahirnya Sebuah Visi
Bagi banyak pemimpin, visi mereka dimulai sebagai sebuah gagasan, tanpa banyak hal
yang mendetil dan tanpa banyak keterangan. Dengan berlalunya waktu, gagasan itu berubah menjadi suatu minat yang lebih besar, dan tidak lama kemudian menjadi suatu keinginan yang membara dalam hati. Gagasan ini terbentuk dalam pikiran dan hati mereka. Dalam banyak hal, kelahiran suatu visi lebih banyak seperti kelahiran seorang anak. Bermacam-macam tingkatan yang harus dilalui untuk menjadi dewasa. Perhatikan tingkatan-tingkatan itu dibawah ini:
- Keintiman
Seperti halnya scorang suami dan istri harus bekerjasama untuk mendapatkan seorang anak laki-laki atau perempuan, seorang pemimpin harus mengalami suatu keintiman bersama Tuhan, agar mengandung visi dalam pikiran. Orang-orang yang menangkap suatu visi sudah menghabiskan waktu bersama Tuhan dalam penyembahan, berdiam diri, kesunyian dan saat teduh. Kebersamaan ini memberikan
Tuhan suatu kesempatan untuk berbicara dan mengungkapkan apa yang Ia inginkan pemimpin itu lakukan. Ia menanam benih visi dalam diri anda. - Pembuahan
Tuhan mungkin tidak selalu menyampaikan suatu visi setiap kali anda bertemu denganNya. Pembuahan tidak selalu terjadi setiap kali seorang suami dan istri bersama-sama. Bagaimanapun juga ketika Tuhan mengungkapkan suatu visi kepada anda, dimulai dengan bentuk sebuah benih, dan harus bertumbuh dalam diri anda. Ia menanam visi itu didalam diri anda, dan pada mulanya mungkin masih belum kelihatan jelas, belum terbentuk sepenuhnya. Ingat: Tuhan adalah suami, anda adalah pengantin Kristus. Seperti halnya seorang bayi serupa dengan ibu dan ayahnya, dengan bertumbuhnya visi ini, ia akan seperti Tuhan (ia akan menjadi besar dan berpusat pada kepentingan Tuhan ) dan ia akan serupa dengan anda ( ia akan cocok dengan minat dan karunia anda ). - Masa Mengandung
Ini adalah waktu yang sangat lama dalam proses. Memakan waktu 9 bulan untuk anak dilahirkan. Visi dari Tuhan mungkin memakan waktu lebih lama. Selama waktu itu pemimpin itu bergaul dengan masalah, memohon untuk banyak orang, dan berada ditengah-tengah proses. Visi itu terbentuk dalam diri pemimpin. Ketika seorang bayi terbentuk dalam diri ibunya, ia mengubah ibunya secara tiba-tiba. Demikian juga dengan visi. Visi dari Tuhan itu akan menegangkan anda dan anda tidak akan pernah menjadi puas lagi dengan gagasan yang dibuat manusia. - Melahirkan
Dalam taraf ini selalu yang paling menyakitkan. Sebelum kelahiran dari sebuah visi, melahirkan menjadi sangat sukar. Sama seperti kelahiran seorang anak, sakit melahirkan menjadi lebih sering dan menjadi lebih kuat. Ini adalah tanda bahwa kelahiran itu sudah dekat. Demikian juga dengan visi dari Tuhan. Musuh sering datang untuk mencuri visi itu hanya sebelum visi itu lahir, membawa sakit dan pergumulan. Peperangan tambah kuat, iblis mau menggugurkan visi itu. Jangan putus asa, melahirkan adalah tanda yang baik bahwa sesuatu akan terjadi. - Kelahiran
Akhirnya visi itu lahir. Semua yang terjadi dalam diri prmimpin akhirnya disadari. Saya orang dapat melihat buah dari doa, rencana dan kerja. Sebenamya, banyak yang merayakan bersama anda pada titik ini, dan anda mungkin berpikir dimanakah mereka saat anda bergumul untuk menjaga agar visi itu tetap hidup, Jangan marah. Biarkan mereka merayakannya dengan anda, dan undang mereka untuk membantu anda menjadi orang tua bagi visi itu. Visi itu harus bertumbuh dan akhimya dapat berdiri sendiri.
Pertanyaan : Pada tingkat apakah yang sedang anda alami sekarang?
Visi buatan manusia
- Anda menciptakannya atas dasar karunia dan keahlianmu
- Penggenapannya tergantung pada tetap berada didepan yang lain.
- Organisasi lain yang serupa kelihatan sebagai pesaing
- Sasarannya adalah untuk membangun organisasimu dan menghasilkan pemasukan
Visi pemberian Tuhan
- Anda menerimanya sebagai wahyu dari Tuhan.
- Penggenapannya tergantung pada ketaatan dari pemimpin.
- Pelayanan lain yang serupa kelihatan sebagai pujian
- Sasarannya adalah untuk melayani banyak orang, mendahulukan peraturan Tuhan, dan untuk menghormati Tuhan.
Diagram

Langkah-langkah Menggenapi Visi Dari Tuhan – Matius 9:35-10:8
Matius 9:35-10:7 memberi tanda sebagai sebuah titik poros dalam pelayanan Yesus.
Sampai pada titik ini, Yesus melakukan pelayanan, sementara murid-murid memperhatikan. Baca ayat-ayat tersebut dan perhatikan dengan baik proses dan strategi yang Yesus ambil saat la menggenapi visi yang diberikan Allah kepadaNya. Kristus membentuk langkah-langkah yang kita ambil hari ini.
- Aktif Dalam Pelayanan dan Mulai Pelayanan
Yesus berkeliling ke semua kota dan desa ( 9:35a).
Yesus tidak duduk-duduk di tepi danau Galilea menunggu kesempatan pelayanan datang kepada-Nya. Ia keluar, bicara pada banyak orang, memasoki kehidupan mereka. la dengan giat melayani banyak orang dimanapun mereka berada. Kita harus ingat, Tuhan biasanya membagi visiNya dengan mereka yang taat pada apa yang sudah mereka ketahui untuk dilakukan.
- Komunikasikan Wahyu Yang Anda Sudah Peroleh
“la mengajar dalam rumah-rumah ibadah, dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga” (9:35)
Apakah anda menyadari bahwa anda telah mengetahui 95% dari kehendak Allah?. “Bagaimana? mungkin anda akan bertanya. Buka Alkitabmu. Allah mengungkapkan 95% dari kehendakNya bagi kehidupan kita disana, namun kita selalu mengusik Tuhan
untuk yang 5% seperti pasangan kita, karir kita, masa depan kita. Tuhan dengan sederhana berkata : Taat pada apa yang telah kau ketahui, lalu Aku akan menunjukkan kepadamu lebih banyak lagi.
- Perhatikan Dengan Seksama Dan Mengerti Kenyataan Dari Kondisi Manusia
“Melihat orang banyak itu” (9:36a)
Yesus ada disana diantara banyak orang memperhatikan mereka. la melihat sakit yang diekspresikan wajah mereka dan penyakit pada tubuh mereka yang membuat mereka menderita saat mereka datang kepadaNya untuk disembuhkan. Ia berhenti cukup lama untuk memperhatikan dengan seksama dan mengerti kondisi mereka.
- Ijinkan Tuhan Membebani Anda Dengan Kebutuhan Yang Spesifik
Tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah de
terlantar seperti domba yang tidak bergembala (9:36b)
Hati Yesus digerakkan. Ia merasa belas kasihan pada mereka dan pada kondisi mereka. Inilah bagaimana setiap visi dimulai : Dengan beban. Anda melihat sesuatu yang salah, sesuatu yang tidak dikerjakan yang seharusnya sudah dikerjakan. Mulai dari sinilah visi dilahirkan. Ketika hati digerakkan oleh suatu kebutuhan, itulah saatnya Tuhan mengimpartasi sebuah visi untuk memenuhi kebutuhan itu.
- Cari Diagnosa Illahi : Masalah Apa Yang Harus Diselesaikan?
Tuaian memang banyak tetapi pekerja sedikit (9:37)
Yesus melihat kebutuhan itu, orang banyak memerlukan kesembuhan fisik, emosi dan rohani. Lalu Ia menunjuk masalahnya. Tidak cukup banyak orang untuk membawa berita tentang pengharapan dan kesembuhan kepada mereka, Yesus seorang diri yang melakukan penyembuhan sampai pada titik ini. Tapi masih banyak lagi orang dengan kebutuhan daripada yang dapat Ia jamah. Diagnosa : Tuaian yang besar, sedikit pekerja.
- Berdoalah Untuk Menetapkan Tindakan Apa Yang Harus Dilakukan Untuk Memenuhi Kebutuhan Ini.
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian (9:38)
Jadi, apa yang ditetapkan Yesus untuk memenuhi kebutuhan ini? Lebih banyak pekerja! Dan itulan yang menjadi doaNya. Perhatikan, la tidak berdoa untuk gedung yang lebih besar, dan lebih banyak uang. Satu-satunya yang Ia doakan adalah agar Allah mengirim lebih banyak pekerja.
- Pilih Satu Tim Dan Berikan Kuasa Untuk Bekerja Sama.
Yesus memanggil keduabelas muridNya dan memberi kuasa (Otoritas) kepada mereka (10:1)
Tanpa sebuah visi, banyak orang binasa, namun ada kebenaran lain yang harus kita pegang. Tanpa orang sebuah visi hancur. Yesus tidak mampu untuk merawat kebutuhan banyak orang seorang diri. Itulah masalahnya. Ia perlu lebih banyak pekerja untuk bergabung denganNya, untuk menolongNya menggenapi visiNya. Jadi Ia membentuk satu tim dan memberikan kuasa kepada mereka untuk menolongNya.
- Ambil Tindakan Yang Segera Terhadap Penggenapan Suatu Visi
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus. (10:5)
Yeşus tidak berhenti sedikitpun. la memilih sebuah tim dan segera mengutus mereka keluar dengan instruksi-instruksi bagaimana untuk meneruskan pekerjaanNya. Dia memberikan visiNya dan melengkapibbg mereka dengan alat untuk menggenapinya.
Mereka menjadi jawaban atas doaNya yang memohon untuk lebih banyak pekerja.

Suara Apa Yang Memberi Inspirasi Pada Visi Anda?
Saat anda memikirkan tentang visi yang mungkin anda dapat jalankan, ingat bahwa Tuhan menggunakan bermacam-macam “suara” untuk berkomunikasi dengan kita. Pertimbangkan bagaimana la memotivasi anda dimasa yang lalu. Metode apa yang pernah la gunakan?
- Suara Dari Dalam Hati. Apakah visi anda datang dari keberhasilan hidup,
penjelasan tentang pelayanan, atau dari kerinduan pribadi anda?. Anda tidak akan
menyelesaikan sesuatu yang anda tidak percaya. - Suara Dari Kemarahan. Apakah visi anda datang dari ketidaksenangan pada suatu ketidakadilan tertentu atau masalah? Apakah anda mengeluh tentang kegelapan atau menyalakan korek api.
- Suara Dari Kesuksesan. Apakah anda menemukan visi anda dari orang-orang yang sudah pernah mengalami situasi yang sama? Carilah seorang yang dapat menjadi figur guru dalam hidupmu.
- Suara Yang Lebih Tinggi. Visi yang sangat berharga yang diberi dari Tuhan.
Lihat dari masa lalu untuk memimpin anda pada masa sekarang dan masa depan. Apakah anda digambarkan sebagai orang besar atau apakah anda hidup dalam
kehidupan yang melihat melalui lobang kunci?.
Alat Untuk Menebar Visi Anda.
Sekali anda sudah menangkap visi itu, anda harus mencari jalan untuk menyampaikannya kepada orang lain. Lebih dari 50 tahun yang lalu, Winston Churchill adalah scorang master dalam menyampaikan suatu visi kepada orang-orang Inggris selama perang dunia ke II. Sebagai seorang perdana mentri, ia mengembangkan suatu pola yang ia gunakan setiap kali ia menyampaikan visi kepada rakyatnya. Disini ada 5 alat yang ia gunakan :
Alat satu : Permulaan yang kuat
Catat..
Alat dua : Satu tema
Catat..
Alat tiga : Bahasa yang sederhana
Catat..
Alat empat : Gambaran
Catat..
Alat lima : Diakhiri dengan emosi
Catat….
Kesimpulan : Bagaimana kita harus menangani sebuah visi.
- Melihatnya dengan jelas
- Menunjukkannya secara kreatif.
- Ucapkan secara terus-menerus
Penilaian : Apa yang menjadi langkah yang paling sulit bagi anda saat anda berusaha untuk melaksanakan visi itu?
Penerapan : Bagaimana anda dapat menyampaikan visi anda lebih efektif dan Alkitabiah? Jalan-jalan apakah yang anda ambil agar dapat menciptakan suatu lingkungan dimana anda dapat secara efektif menangkap dan menjalankan visi dari Tuhan?
Sumber : Equip Seminar Buku 1 Bab 3 – materi digital disusun Nathanael Ricardo untuk transformasi.com.
Equip Seminar adalah pelatihan kepemimpinan yang merupakan bagian dari proyek global Millions Leaders Mandate – Mandat Sejuta Pemimpin dengan tujuan menyiapkan sejuta pemimpin yang mempengaruhi dunia dengan kabar baik. Diinisiasi oleh penulis buku dan hamba Tuhan John C. Maxwell, materi dalam program ini banyak belajar tentang kepemimpinan dari pemimpin utama sekaligus model pelayanan kehambaan tak terbantahkan, Kristus Yesus.
Penyusun sendiri memiliki dua sertifikasi untuk pelatihan ini sejak tahun 2004-2006 dan memperoleh ijin untuk membagikan materi ini bagi semua orang yang ingin diperlengkapi untuk menjadi pemimpin yang lebih baik dengan hati kehambaan. Anda bisa menjadikan materi ini sebagai bahan mentoring di perusahaan, pemuridan di organisasi kerohanian atau bacaan yang penting bagi anda. Silakan menggunakan materi ini dengan syarat mencantumkan sumber materi.
Untuk mendapatkan hasil maksimal dari pelatihan ini disarankan untuk membagikan materinya secara beruntun dan lengkap. Pelatihan yang terencana dan terjadwal, dilakukan berkelompok serta interaktif akan memperoleh hasil yang maksimal. Selamat menjalani proses untuk kepemimpinan yang diberkati Tuhan.
Baca EQUIP Leadership Seminar :
Buku 1 Bab 1 – Panggilan Allah Bagi Kita Untuk Memimpin
Buku 1 Bab 2 – Hati Seorang Pemimpin
Buku 1 Bab 3 – Saya Mempunyai Impian
Buku 1 Bab 4 – Hal-Hal Yang Utama Dalam Pengambilan Keputusan
Buku 1 Bab 5 – Mengusahakan Keahlian Orang Dalam Kepemimpinan Anda
Buku 1 Bab 6 – Pemimpin Membuat Rencana Strategi
EQUIP Leadership Seminar Buku 2 :
Buku 2 Bab 1 – Ujian Kepemimpinan
Buku 2 Bab 2 – Keamanan Atau Sabotase
Buku 2 Bab 3 – Mendelegasikan Tugas dan Mengembangkan Orang
Buku 2 Bab 4 – Tim Kerja Membuat Impian Nyata
Buku 2 Bab 5 – Investasi Terbijaksana Yang Akan Pernah Anda Buat
Buku 2 Bab 6 – Mengukur Pertumbuhan Kepemimpinan Anda
EQUIP Leadership Seminar Buku 3 :
Buku 3 Bab 1 – Kepemimpinan Berawal Dengan Sebuah Sikap
Buku 3 Bab 2 – Lingkaran Dalam Dari Sang Pemimpin
Buku 3 Bab 3 – Kristus, Sang Komunikator Yang Hebat
Buku 3 Bab 4 – Memimpin Di Saat-Saat Yang Sulit
Buku 3 Bab 5 – Lima Tahap Kepemimpinan
Buku 3 Bab 6 – Seni Tentang Baskom dan Lap Pembasuhan
Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :