LeadershipLeadership Refleksi

Menawarkan Rasa Memiliki kepada Orang Lain

Renungan dan Inspirasi 23 Desember

Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku. Imamat 26:12

Rasa memiliki adalah salah satu kebutuhan paling mendasar yang dimiliki setiap orang. Seorang pemberi pengaruh positif memahami kebutuhan akan rasa memiliki dan melakukan hal-hal yang membuat orang merasa dilibatkan. Orang tua memastikan anak-anak mereka merasa menjadi anggota keluarga yang penting. Pasangan membuat orang yang dinikahinya merasa seperti pasangan setara yang disayangi. Dan atasan memberi tahu karyawannya bahwa mereka adalah anggota tim yang berharga.

Pemimpin yang hebat sangat berbakat dalam membuat pengikutnya merasa menjadi bagiannya, Napoleon Bonaparte, misalnya, ahli dalam membuat orang merasa penting dan dilibatkan. Dia dikenal karena suka berkeliling di kampnya dan menyapa setiap pasukan dengan namanya. Saat dia berbicara dengan setiap pria, dia akan bertanya tentang kampung halamannya, istri, dan keluarganya. Dan sang jenderal akan berbicara tentang pertempuran atau manuver yang dia tahu telah dilakukan oleh orang tersebut. Ketertarikan dan waktu yang ia habiskan bersama para pengikutnya membuat mereka merasakan rasa persahabatan dan rasa memiliki yang besar. Tidak heran jika anak buahnya setia padanya.

Jika Anda ingin menjadi pemimpin yang lebih baik, kembangkan pola pikir orang lain. Mulailah mencari cara untuk melibatkan orang lain.

Sumber : EQUIP Milist – Becoming a Person of Influence

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Oktober

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan November

Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :