LeadershipLeadership Refleksi

Hati Seorang Pemimpin

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan 28 Februari

Tetapi berfirmanlah Tuhan kepada Samuel: ”Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati.” 1 Samuel 16:7

Pemilihan Daud menjadi raja Israel menggambarkan bagaimana Tuhan sering mengabaikan kebiasaan dan tradisi manusia untuk mencapai tujuan-Nya. Menurut standar manusia, Daud, sebagai putra bungsu Isai, tampaknya paling tidak dipertimbangkan untuk posisi kepemimpinan. Tetapi Tuhan melihat hati pemuda ini dan mengetahui bahwa umat-Nya membutuhkan seorang pemimpin dengan roh yang lemah lembut. Daud mungkin telah menjadi seorang pejuang, tetapi kelembutan hati adalah ciri khasnya.

Daud memulai perjalanan kepemimpinannya sebagai orang rendahan di tiang totem. Dia melakukan apa yang diminta darinya dengan sikap yang baik. Sementara saudara-saudaranya sendiri memandangnya rendah, Tuhan justru mengangkatnya.
Kehidupan Daud mengilustrasikan bahwa kesetiaan dalam hal-hal kecil sering menghasilkan tugas yang jauh lebih besar dan tanggung jawab yang lebih besar di kemudian hari. Daud mengasihi Tuhan dan menjalani hidupnya sebagai orang yang berkenan di hati Tuhan.

Sumber : EQUIP Milist – The Maxwell Leadership Bible

Baca Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Lainnya :  

Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :