Tiga Pertanyaan untuk Pemimpin Kristen
Kualitas Kepemimpinan – Hasrat dan Gairah 03
Bacaan : Mazmur 137:1-6
Tiga masalah besar muncul dari lirik mazmur ini: penulis bermimpi, penulis menangis, dan penulis bernyanyi.
Tidak heran orang-orang menangis – orang-orang Yahudi telah diambil dari Israel melawan kehendak mereka dan diasingkan ke Babel. Tidak heran mereka bernyanyi – mereka tidak bisa melupakan Sion, tanah kelahiran mereka. Tidak heran mereka bermimpi – mereka berharap dan berdoa untuk hari mereka kembali ke rumah.
Masalah-masalah ini menimbulkan pertanyaan besar bagi setiap pemimpin:
1. Apa yang Anda impikan?
Pemazmur mengingat Sion; dia ingin hidup lagi di tanah kelahirannya. Apa impianmu? Apa yang akan Anda lakukan jika Anda tidak takut gagal?

2. Apa yang Anda tangisi?
Pemazmur meringkuk tentang tinggal di Babel; dia menangisi tawanan rakyatnya. Apa yang membuatmu menangis? Beban apa yang mendorong Anda untuk menjadi bergairah?
3. Apa yang Anda nyanyikan?
Pemazmur bernyanyi tentang berkat Tuhan; dia menyanyikan kenangannya tentang keadilan Allah. Apa yang kamu nyanyikan? Apa yang menyebabkan kamu bersukacita atau mengungkapkan sukacita?
Baca Artikel Kepemimpinan dengan Topik Hasrat dan Gairah Pemimpin :
- Hubungan Tujuan dan Gairah
- Ketika Gairah Absalom Menghancurkan Dirinya Sendiri
- Tiga Pertanyaan untuk Pemimpin Kristen
- Gairah – Menikmati Cinta dari Allah
- Yohanes Melayani Tuhan dengan Semangat
- Gairah – Energi Paulus untuk Melayani Orang Lain
- Gairah – Paulus Mengajar untuk Mengambil Hidup dan Mencintainya
- Gairah – Jalankan dengan Gairah, Tujuan, dan Perspektif
Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :