LeadershipLeadership Refleksi

Bukan Pemimpin Yang Alami

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan 13 Mei

Musa adalah orang yang sangat rendah hati, melebihi semua orang yang hidup di bumi ini. Bilangan 12:3

Kata-kata apa yang muncul di benak Anda ketika memikirkan pemimpin hebat? Sangat diragukan bahwa “lemah lembut” muncul di bagian pertama daftar Anda -namun itulah kata yang tepat yang digunakan Tuhan untuk menggambarkan Musa.

Musa memiliki alasan untuk menjadi rendah hati. Dia jelas bukan pemimpin alami. Tidak ada dalam Kitab Suci yang menunjukkan bahwa dia menarik atau memimpin seseorang selama delapan puluh tahun pertama hidupnya. Sejauh yang kita tahu, upaya pertamanya untuk menggunakan pengaruhnya untuk membantu rakyat mengakibatkan terjadinya pembunuhan seorang Mesir dan pelariannya dari negara itu. Empat puluh tahun berikutnya yang Musa habiskan di pengasingan di gurun Midian, waktu yang begitu lancar sehingga Kitab Suci merangkumnya dalam tiga ayat (Keluaran 2:21-23).

Anda tidak harus menjadi “alamiah” untuk menjadi pemimpin yang hebat; Anda hanya membutuhkan hati untuk Tuhan dan roh yang mau diajar. Sebagian besar pemimpin besar dalam Kitab Suci diciptakan, bukan dilahirkan. Untungnya bagi kita, Tuhan masih membuat ‘jenis pemimpin besar’ hingga hari ini. Bersediakah Anda menjadi salah satunya?

Sumber : EQUIP Milist – The Maxwell Leadership Bible

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Februari

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Maret

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan April

Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :