LeadershipLeadership Refleksi

Langkah Seorang Pemimpin

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan 29 Agustus

Lalu berkatalah Daud kepada Abigail: “Terpujilah TUHAN, Allah Israel, yang mengutus engkau menemui aku pada hari ini; terpujilah kebijakanmu dan terpujilah engkau sendiri, bahwa engkau pada hari ini menahan aku dari pada melakukan hutang darah dan dari pada bertindak sendiri dalam mencari keadilan. 1 Samuel 25:32-33

Setelah Samuel meninggal, Daud berpindah ke padang belantara di Paran. Disana ia memasuki tenda dari kumpulan gembala yang merawat sekawanan domba milik seorang kaya bernama Nabal yang punya sifat kurang ajar, tidak sopan, dan suka bertengkar, yang kebetulan menikahi seorang wanita cantik, cerdas, dan penuh intuisi bernama Abigail.

Ketika Nabal diserang Daud, Abigail dengan cepat bertindak untuk meredakan situasi yang memanas. Abigail mengadakan perjamuan dan pergi menemui Daud. Tindakan yang menentukan dari seorang Abigail ini membuat Daud menjadi tenang. Hal ini mengalihkan Daud dari rencana membalas dendam atas rumah tangga Nabal. Dengan mengabaikan perilaku suaminya yang tidak pantas, Abigail maju dengan rasa hormat. Dan Tuhan sendiri yang akhirnya membalas dendam Daud dengan membunuh Nabal.

Daud mengenal seorang wanita saleh ketika pertama kali ia melihatnya. Dan setelah kematian Nabal, iapun menikahi Abigail. Daud menghargai nilai kekuatan Abigail dan merasakan ketertarikan pada wanita yang sangat mampu memimpin ini.

Sumber : EQUIP Milist – The Maxwell Leadership Bible

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Bulan Agustus

Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Juni

Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :