Keluarga Di Tempat Pertama
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan 3 April
Adapun anak-anak lelaki Eli adalah orang-orang dursila; mereka tidak mengindahkan Tuhan. 1 Samuel 2:12
Sebagai seorang imam, Eli membimbing Samuel; namun kegagalan Eli untuk memimpin keluarganya akhirnya menyebabkan kejatuhannya sebagai seorang pemimpin agama. Hakim yang dihormati di Israel ini gagal mendisiplin kedua putranya dan akhirnya justru membesarkan para pemberontak rohani. Eli kehilangan kredibilitasnya, pekerjaannya, dan akhirnya hidupnya.

Kitab Suci mengajarkan bahwa jika kita tidak dengan setia memimpin rumah tangga kita sendiri, kita tidak memiliki kualifikasi untuk memimpin di luar rumah. Dengan kata lain, jika tidak berfungsi di rumah, jangan melakukan ekspor keluar. Bagaimana mungkin seorang imam seperti Eli meleset dari sasaran? Eli membuat beberapa kesalahan krusial :
- Penekanan : Eli menekankan pengajaran hanya kepada kolega dan kliennya, bukan keluarganya.
- Harapan : Eli mengira anak-anaknya akan “menangkapnya” hanya karena mereka tinggal di rumah Tuhan.
- Contoh dan Model : Eli gagal menjalankan di rumahnya apa yang dia ajarkan dalam pekerjaannya diluar.
- Keterikatan : Eli begitu terpaku pada profesinya, dia membutakan dirinya sendiri terhadap kegagalannya di rumah.
Sumber : EQUIP Milist – The Maxwell Leadership Bible
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Lainnya :
- Telan Harga Dirimu atau Kamu Ditelannya
- Harapan Yang Melambung
- Keluarga Di Tempat Pertama
- Wadah Komitmen
- Pemimpin yang Tak Terduga
- Pemimpin adalah Pembelajar
- Ketika Pemimpin Sejati Berbicara
- Meluaskan Lingkaran Team
- Hati Seorang Pemimpin
- Berinvestasi untuk Memberdayakan
- Burung Berbulu Sama Berkumpul Bersama
- Panggilan Bagi Seorang Pemimpin
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Februari
Renungan dan Inspirasi Kepemimpinan Maret
Baca Artikel Utama Tentang Pemimpin dan Kepemimpinan :